GUARD YOUR HEART

It’s easy to say but hard to do.

What does it look like?

Are we really guarding our heart? or Actually whose heart do we guard?

The heart of our spouse? The hearts of our parents? The hearts of our brothers? The heart of our boss? The hearts of our friends?

Or the hearts of all mentioned above?

For me, guarding the heart is the responsibility of each person. And what I mean here is to guard his/her own heart, not the hearts of others, not even the hearts of his/her spouse.

Just keep your heart clean and pure then the things that will come out will also clean and pure things. If our hearts and minds are clean, then our words and actions also will be clean.

Often, we are too busy guarding the hearts of the people we love or care about, but we forget to take care of our own hearts. Our hearts become bland, gloomy, dirty, full of bitterness and disappointment. And those negative things come out or manifest in our words and actions.

So, if we want to guard the hearts of the people we love then all we need to do is to GUARD OUR OWN HEART. We nourish our hearts by allowing only healthy, pure and positive things to enter. We keep our hearts clean by throwing out dirty, rotten, useless and painful things.

When we take care of our hearts at the same time we also take care the hearts of those we love.

Above all else, guard your heart, for everything you do flows from it.

Proverbs 4:23

Advertisements

KINDNESS

Kindness doesn’t need second thought.

When the opportunity to do kindness come to you at the first place…

Just grab it and do the kindness.

Sometimes there is no second chance to do the same kindness.

So when it comes, don’t think twice.

Just do the kindness…

Because after all, kindness doesn’t need a second thought.

 

http://www.merriam-webster.com/dictionary/kindness

APAKAH CINTA ITU?

 

Apakah cinta?

Pertanyaan ini tiba2 muncul di kepala gw. Mungkin karena gw lagi jatuh cinta (lagi) dengan istri yang gw nikahin hampir 10 tahun lalu. Atau juga mungkin karena gw baca berita artis2 yang cerai dengan alasan sudah tidak ada cinta.

Gw baca satu quote tentang cinta, yang menurut gw bagus banget dari C. S. Lewis dalam bukunya The Four Loves. Dia bisa menjelaskan cinta dengan cara yang berbeda:

“There is no safe investment. To love at all is to be vulnerable. Love anything, and your heart will certainly be wrung and possibly be broken. ……… The only place outside Heaven where you can be perfectly safe from all the dangers and perturbations of love is Hell.”

Cinta dapat diibaratkan seperti investasi. Kita menginvestasikan waktu dan tenaga kita untuk sesuatu yang kita cintai. Dan di sana selalu ada kemungkinan untuk gagal dan tersakiti. Tapi di sana juga kita akan menemukan surga aka kebahagiaan. Ketika kita tetap belajar dari kegagalan tanpa menjadi keras/batu, kita akan menemukan surga itu.

Ketika kita menginvestasikan waktu, pikiran dan tenaga kita untuk relationship kita, we will find heaven in our relationship.

Tidak mudah memang untuk menyatukan dua kepala, untuk menundukkan ego, untuk mengatakan kata maaf di saat kita sedang marah, untuk memaafkan kesalahan pasangan kita, untuk meletakkan masa lalu di masa lalu dan bergerak ke masa depan.

Semua hal ini membutuhkan investasi waktu, tenaga dan pikiran yang tidak sedikit. Tapi disitulah cinta bekerja. Ketika kita memutuskan untuk mau menginvestasikan waktu, tenaga dan pikiran untuk relationship kita. Our love to our spouse is growing more and more.

Ada satu quote lagi yang cukup keras yang menyatakan tentang cinta dari Fyodor Dostoyevsky dalam bukunya  The Brothers Karamazov:

What is hell? I maintain that it is the suffering of being unable to love.

Ketika kita tidak bisa mencintai, kita ada di neraka. Kita larut dalam sakit hati, kemarahan, kepahitan, perasaan kita menjadi tumpul. Hidup kita menjadi datar, kita melihat dunia tanpa ada harapan, dunia yang menyebalkan, dunia yang hanya bisa menyakiti kita sehingga tanpa kita sadari kita menyakiti dunia di sekitar kita. Hell on earth… so… cepetan move on!

Jadi apakah cinta? Menurut gw, cinta itu adalah sebuah keputusan.

Sebuah keputusan yang kita ambil dengan sikap siap menerima segala konsekuensinya.Konsekuensi yang ga semuanya menyenangkan, kadang menyakitkan dan tidak mengenakkan.

Tapi kalau kita tetap berpegang teguh pada keputusan untuk mencintai maka kita akan menemukan surga kita.

“Keep doing love, then you will find your heaven”

CINTA TANPA BATAS

Cinta tanpa batas bukanlah cinta yang buta

Ia adalah cinta yang melihat semua kekurangan dari orang yang dicintainya

Ia adalah cinta yang mau menerima kekurangan dari orang yang dicintainya

Ia adalah cinta yang melihat kekuatan dari orang yang dicintainya

Ia adalah cinta yang selalu kembali walau ia seringkali dikecewakan oleh orang yang dicintainya

Ia adalah cinta yang tidak menghakimi

Ia adalah cinta yang selalu menerima kembali orang yang dicintainya

Ia adalah cinta yang selalu terbuka untuk memaafkan kesalahan orang yang dicintainya

Ia adalah cinta yang percaya akan perubahan positif orang yang dicintainya

Ia adalah cinta yang selalu memberi karena ia tidak bisa memungkiri hakekat dirinya

Ia adalah cinta yang selalu mengasihi walau teracap kali tersakiti oleh orang yang dicintainya

Ia adalah cinta yang rela mati untuk orang yang dicintainya

 

Namun Ia bukanlah cinta yang tak berdaya

Ia bukanlah cinta yang lemah

Ia adalah sebuah kekuatan yang nyata

Ia bergerak dengan tak terlihat dan merasuki hati orang yang dicintainya tanpa bisa dibendung

Yang membuat orang yang dicintainya bertekuk lutut di hadapannya dengan rela

Yang membuat orang yang dicintainya menyerahkan hati dan hidupnya dengan cinta

Yang membuat hati orang yang dicintainya terpaut kembali dengan membara

 

Dan itulah cintaku padamu

Cinta tanpa batas